Anda di sini

Enam kamera aksi terbaik periode Maret - Mei 2014

Mungkin Anda termasuk seseorang yang gemar sekali mengabadikan aktifitas bersepeda yang tergolong ekstrim seperti downhill? ada baiknya menyimak review enam kamera terbaik tahun ini menurut versi Gizmodo.com, salah satu website berita teknologi terpopuler di dunia.

Metodologi percobaan 

Gizmodo melakukan percobaan menggunakan enam kamera aksi antara lain :

  1. Ion Air Pro 3
  2. Drift Ghost-S
  3. Garmin VIRB Elite
  4. Sony Action Cam 2 (HDR-AS30V)
  5. JVC Adixxion GC-XA2
  6. GoPro Hero 3+ Black

Pengujian dilakukan pada dua aktifitas olah raga yaitu surfing dan bersepeda. Enam kamera tersebut dipasang pada sebuah papan secara berdampingan menggunakan mounting dan diikatkan ke atas helm sepeda dan papan surfing. Evaluasi keenam kamera tersebut di titik beratkan pada kualitas photo/video, sedangkan faktor lain yang mempengaruhi penilaian yaitu fleksibilitas, kemudahan penggunaan, bentuk, daya tahan baterai, aplikasi yang didukung dan juga pertimbangan harga.

Hasil rekaman video keenam video kemudian dievaluasi menggunakan monitor profesional dan juga monitor Samsung LED TV 46” 1080p, serta beberapa laptop. Semua kamera yang telah diuji menggunakan konfigurasi layar lebar (wide screen) dengan frame rate 60 fps resolusi 1080p, kecuali Garmin Virb, karena maksimal fps yang dimiliki adalah 30 fps. Pada pengujian ketahanan baterai, semua kamera menggunakan konfigurasi 1080p/30fps dengan Wi-Fi, Bluetooth, GPS, Screen dimatikan.

Berikut hasil perankingannya:

6. Ion Air Pro 3

Pada pengujian surfing, kamera ini ternyata tidak benar-benar tahan air (waterproof). Ketajaman gambar/video Ion Air Pro 3 sangat baik pada siang hari terutama sebelum kamera mengalami kebocoran oleh air. Kekurangan lainnya terletak pada penggunaan teknologi modular yang dikenal dengan “Podz” yang didukung oleh konektifitas Wi-Fi dimana idenya mungkin baik, namun pada saat digunakan sedikit merepotkan. Bungkus penutup bagian belakang kadang kala macet pada saat dibuka, yang pada akhirnya tidak bisa melakukan pengisian baterai atau mengambil SD card. Serta Anda harus menggunakan aplikasi dari HP atau komputer untuk mengkonfigurasi kamera dan mengetahui berapa space memory yang tersisa di dalam memory penyimpanan. Spesifikasi Ion Air Pro 3 sbb :

Ion Air Pro 3 Specs

  • Field of View: up to 160°
  • Storage: microSD
  • Frame Rates: 1080p @ 30 and 60 fps; 720p @ 30, 60, and 120 fps
  • Dimensions: 1.46 x 4.2 inches
  • Weight (w/ battery): 5.01 ounces
  • Battery: 1200 mAh Li-Po
  • Price: $350

5. Drift Ghost-S

Drift mampu menghasilkan kualitas video yang sangat baik seperti Ion, warna yang dihasilkan sangat netral, namun sayangnya model Ghost-S ini terlalu tajam pada beberapa kasus. Ghost-S saat kini mendukung resolusi 1080p/60fps dan 170p/120fps dengan 12 MP sensor CMOS. Lensa kamera ini juga dapat diputar hingga 300 derajat. Ghost-S dilengkapi dengan sebuah layar berwarna TFT dan empat buah tombol untuk mempermudah penggunaan menu  navigasi. Ketika dilakukan pengujian kapasitas baterai, Ghost-S dapat bertahan selama 3 jam 15 menit, termasuk lebih lama jika dibandingkan lima kamera yang diujikan. Kamera ini juga waterproof hingga 9 feet. 

Beberapa kekurangan kamera ini adalah Drift selaku produsen ternyata belum menyempurnakan permasalahan audio yang banyak dikeluhkan oleh penggunanya, sementara kualitas video sudah lebih baik dibandingkan versi pendahulunya. Sama seperti Ion, kamera ini sangat buruk dalam menampilkan gambar/video pada pencahayaan kurang. Bentuk dan ukuran yang lebih besar dan berat dibandingkan lima kamera lain menjadikannya tidak nyaman dipasangkan pada helm. Kekurangan lainnya adalah ukuran tombol perekam yang kecil dan bentuknya yang sama dengan tiga tombol lainnya membuat sulit untuk ditemukan serta panel depan sangat sulit ketika dibuka. Spesifikasi Drift Ghost-S sbb : 

Drift Ghost-S Specs

  • Field of View: 170°, 127° or 90°
  • Storage: microSD
  • Frame Rates: 1080p @ 25, 30, 50, 60 fps; 960p @ 25, 30, 48, 50, 60 fps; 720p @ 25, 30, 50, 60, 100, 120 fps; WVGA @ 25, 30, 50, 60, 100, 120, 200, 240 fps
  • Dimensions: 4.1 x 2.05 x 1.3 inches
  • Weight (w/ battery): 6.40 ounces
  • Battery: 1700mAh li-ion
  • Price: $400

4. Garmin VIRB Elite

Garmin selain dikenal sebagai produsen GPS, juga memproduksi jam tangan dan kamera. Seperti kamera aksi terbarunya yang diberi nama Garmin VIRB Elite. VIRB Elite ini merupakan satu-satunya kamera yang memiliki konfigurasi maksimal 30fps dan resolusi 1080p diantara lima kamera lainnya, namun gambar yang dihasilkannya mampu mengalahkan Ion dan Ghost-S. Kamera ini dilengkapi beragam fitur seperti GPS, accelerometer, barometric altimeter, dan ANT+ radio yang memungkinkan Anda membandingkan kamera dengan alat pengukur denyut jantung, kayuhan dan sensor temperatur. Ketika Anda menggunakan program editor gratis dari Garmin, Anda bisa dengan mudah menampilkannya ke dalam video misalnya kecepatan, detak jantung, ketinggian, kayuhan, bahkan progress yang ditampilkan di dalam map.

Kekurangan utama kamera ini adalah kekuatan baterai, Garmin mengklaim bahwa VIRB Elite mampu bertahan hingga tiga jam pada saat melakukan perekaman, namun hasil pengujian hanya mampu bertahan selama 2 jam 3 menit. Spesifikasi Garmin VIRB Elite sbb :

Garmin Virb Elite Specs

  • Field of View: 146, 130, 118 degrees (with digital IS)
  • Storage: microSD
  • Frame Rates:1080p @ 30 fps; 720p @ 30, 60fps; WVGA @ 120fps
  • Dimensions: 1.26 x 2.09 x 4.37 inches
  • Weight (w/ battery): 7.16 ounces
  • Battery: 2000 mAh li-ion
  • Price: $400

Harganya mungkin tidak termasuk murah tapi patut dipertimbangkan sebagai alternatif pilihan.

3. Sony Action Cam 2 (HDR-AS30V)

Sony Action Cam 2 hampir sama dengan produk kamera aksi Sony sebelumnya, dengan dominasi bentuk oval yang artinya Anda harus menempatkan kamera ini ke dalam chasing sebab kamera ini tidak bisa berdiri sendiri. Layar LCD yang tertanam pada kamera ini sama dengan GoPro, dengan tampilan yang sangat standar. Ukuran dan bentuk yang kecil dan ringan, membuat kamera ini nyaman dipasang pada helm. Action Cam 2 mampu merekam video dengan konfigurasi hingga 1080p/60 fps dan 720p/120fps dan memiliki sudut pandang hingga 170 derajat. Kamera ini juga didukung oleh Wi-Fi. Kamera ini cukup bagus menangkap gambar pada kondisi pencahayaan rendah. Sedangkan daya tahan baterai ketika melakukan perekaman hingga 2 jam 27 menit. 

Alasan utama mengapa Sony Action Cam berada di posisi ketiga karena kamera ini mampu manghasilkan kualitas audio yang sangat baik ditambah bentuk yang ramping, ringan dan kemampuan baterai yang lebih baik. Namun secara umum kualitas gambar yang dihasilkan kamera ini pada siang hari masih kalah dengan Drift dimana terlihat lebih tajam dibandingkan Sony. Spesifikasi Sony Action Cam 2 sbb :

Sony Action Cam 2 Specs• Field of View: 170°, 120° (with digital IS)

  • Storage: microSD
  • Frame Rates: 1080p @ 30, 60 fps; 720p @ 30, 60, 120fps; VGA @ 30fps
  • Dimensions: 3.23 x 0.96 x 1.85 inches
  • Weight (w/ battery): 3.05 ounces
  • Battery: 1240mAh li-ion
  • Price: $270

2. JVC Adixxion GC-XA2

Kamera baru ini mungkin kurang familiar di telinga Anda, namun jangan ragukan kemampuannya. Kualitas gambar yang dihasilkan sangat impresif, dengan detail yang sangat bagus, warna yang seimbang baik dalam kondisi pencahayaan kurang, serta kualitas audio yang mengesankan. Dengan dukungan kamera 8 MB sensor back-illuminated CMOS dana merekam 1080p/60fps dan 720p/120fps tanpa masalah serta memiliki sudut pandang hingga 160 derajat. Pada kondisi merekam, GC-XA2 mampu bertahan hingga 2 jam dan 12 menit. 

Dengan ukuran yang tidak lebih besar dibandingkan GoPro atau Sony, GC-XA2 juga waterproof hingga 16.4 feet, dimana sudah sangat cukup untuk aktifitas di dalam air. Kamera ini juga memiliki layar berwarna 1,5” untuk mengatur frame dan memutar hasil video. Tampilan tombol mode perekaman dan power sangat mudah dikenali.

Secara kesuluruhan, kamera ini sangat solid dengan banyaknya opsi yang disediakan serta penggunaan yang relatif sangat mudah, ukuran yang lebih baik serta piihan mounting kamera yang fleksibel bahkan bisa dipasang tripod. Spesifikasi JVC Adixxion GC-XA2 sbb :

JVC Adixxion GC-XA2 Specs

  • Field of View: 160° (with digital IS)
  • Storage: SD (full-sized)
  • Frame Rates: 1080p @ 30, 60 fps; 720p @ 30, 60, 120fps; WVGA @ 30fps
  • Dimensions: 2.94 x 2.13 x 1.44 inches
  • Weight (w/ battery): 4.76 ounces
  • Battery: 1050 mAh li-ion
  • Price: $300

1. GoPro Hero 3+ Black

GoPro masih mempertahankan gelar juara umumnya sebagai “Best Action camera”. Kamera ini memiliki detail gambar terbaik, warna yang solid, serta memiliki range color yang dinamis. Semua gambar yang dihasilkan begitu bersih, tajam dan jelas. Pada pencahayaan kurang kualitas gambar yang dihasilkan sedikit dibawah Garmin. GoPro juga telah melakukan penyempunaan pada microphone dan menempatkan posisi kedua dari sisi kualitas audio dibanding Sony.

Dalam hal pilihan shooting, GoPro menang telak dibandingkan lima kamera lain yang diuji. GoPro Hero 3+ mampu merekam kualitas gambar 4K/15fps. Namun dengan pilihan kualitas 2.7K/30fps sebenarnya sudah sangat memadai untuk Anda melakukan manipulasi video atau menggunakan software video editor. Dengan mode terbaru dinamakan SuperView sangat mengesankan untuk olah raga menggnakan papan atau apapun dimana Anda direkam dalam posisi di depan kamera. 

Hero 3+ juga menyediakan beberapa pilihan mounting bahkan untuk drone. Dengan ukuran dan bentuk yang kecil dan ringan sehingga Anda pun tidak akan sadar jika memasangnya. Ketika dilakukan pengujian daya tahan baterai, GoPro Hero 3+ Black dapat bertahan selama 1 jam 55 menit.

GoPro Hero 3+ Black Edition Specs

  • Field of View: 170°, 127°, or 90°
  • Storage: up to 64 GB microSD
  • Frame Rates: 4K (16:9 and 17:9) @ 12, 12.5, 15fps; 2.7K (16:9 and 17:9) @ 30, 25, 24fps; 1440p (4:3) @ 48, 30, 25, 24fps; 1080p (16:9) @ 60, 50, 48, 25, 24fps; 960p (16:9) @ 100, 48fps; 720p (16:9) @ 120, 100, 60, 50fps; WVGA (16:9) @ 240fps, plus Protune and SuperView modes
  • Dimensions: 2.30 x 1.55 x 0.08 inches
  • Weight (w/ battery): 2.65 ounces
  • Battery: 1180mAh li-ion
  • Price: $400

Artikel ini merupakan intisari dari artikel yang ada di Gizmodo.



Berita terkait