Anda di sini

Melahap tanjakan Gunung Salak Endah - Gunung Bunder

Tanggal : 27 Mei 2014
Kota : Bogor, Jawa Barat
Jarak : 29 km
Kategori : Road
Level : Intermediate
Durasi : 3 jam
GPS : Download
Rating :
0

Perjalanan bersepeda ke Gunung Bunder via Gunung Salak Endah adalah perjalanan kali kedua yang saya lakukan dalam satu bulan terakhir. Hawanya yang sejuk plus pemandangan alam yang indah menyebabkan saya ketagihan untuk kembali lagi. Gowes kali ini saya lakukan seorang diri, persiapan yang dilakukan antara lain : 

  • Emergency contact 
  • Bike toolkit
  • Ban cadangan
  • Raincoat
  • Makanan ringan
  • Air minum
  • Lampu depan belakang
  • Handuk kecil
  • Uang secukupnya
  • GPS Tracker Endomondo

Setelah semuanya siap, saya mulai berangkat pukul 5:15 pagi dari Darmaga menuju Cibungbulan dengan jarak 11 km dan waktu tempuh setengah jam. Saya sengaja berangkat lebih pagi supaya pada saat kembali ke Darmaga cuaca tidak terlalu panas. Setelah sampai di pertigaan Cibungbulan, kemudian belok kiri menuju Jl. Basuki Bakeri. Di jalan inilah permulaan awal menuju Kawasan Wisata Gunung Salak Endah yang memiliki ketinggian 1013 mdpl. Panjang tanjakan yang harus ditaklukan adalah 17 km dengan variasi tanjakan landai namun panjang hingga tanjakan haram jadah. 

Suasana pagi hari pada waktu itu relatif sepi, karena memang mungkin belum banyak masyarakat sekitar yang melakukan aktiftas di luar rumah, sekaligus bertepatan dengan hari libur nasional. Rute yang saya lewati seluruhnya jalan beraspal, mungkin terlihat membosankan namun terbayar dengan suasana pedesaan yang masih alami serta masyarakatnya yang ramah membuat perjalanan saat itu sungguh menyenangkan. 

Dengan total istirahat sebanyak tiga kali ketika menuju puncak dan menempuh waktu kurang lebih selama 2 jam 43 menit sampailah saya di Kawasan Wisata Gunung Salak Endah. Di sini kita bisa menemui berbagai obyek wisata antara lain Curug Seribu, Curug Cigamea, Curug Ngumpet dan pemandian air panas. Meskipun belum pernah ke salah satu curug tersebut, menurut info, tempatnya sangat OK terutama buat penggemar fotografi. Udara di kawasan ini benar-benar bersih, sejuk dan dingin. Benar-benar membuat saya lebih rileks. Suasana yang tidak akan bisa saya rasakan di Bogor. 

Setelah cukup beristirahat, saya melanjutkan perjalanan lagi dengan melewati jalur di tengah hutan pinus di Taman Nasional Gunung Halimun. Kondisi jalan di kawasan ini sebagian besar rusak dan tergenang air. Jalur ini relatif sepi, namun beberapa tempat bisa dijumpai warung-warung kecil tempat berjualan makanan dan minuman. 

Untuk mencapai Gunung Bunder sebenarnya ada beberapa rute terkenal  yang biasa dipakai para goweser, antara lain bisa dari Jl. Raya Ciapus, Bogor Nirwarna Residence (BNR), Bojong Rangkas dan Cibatok seperti jalur yang saya gunakan. Jika Anda ingin melewati jalur yang relatif sepi dengan tanjakan yang tidak terlalu ekstrim, saya menyarankan menggunakan rute Jl. Raya Ciapus, BNR. Namun jika Anda ingin mendapatkan tanjakan yang lebih berasa dan benar-benar menantang, bisa mencoba jalur Cibatok melewati Jl. Basuki Bakeri atau melalui Bojong Rangkas. Kedua jalur ini relatif menantang namun Anda harus berhati-hati karena lalu-lintas kendaraan nya lumayan ramai.

Berdasarkan info tracking dari Endomondo, total jarak tempuh PP yang saya selesaikan adalah  52.88 km dengan durasi 3 jam 55 menit. Maksimum altitude 1013 mdpl, rata-rata kecepatan 13,4 km/jam, maksimum speed 54,8 km/jam, kalori terbakar 1626 kcal, hidrasi 3,14 liter air.

Demikian pengalaman gowes saya ke Kawasan Gunung Salak Endah, Gunung Bunder, semoga bermanfaat. Untuk mengetahui lebih lengkap statistik perjalanan saya baik itu jarak, elevasi dan waktu tempuh, informasi sudah saya share di website Endomondo silakan mengunjungi URL di bawah ini:

http://www.endomondo.com/workouts/346906571/6649237

Sedangkan untuk file GPX nya bisa didownload diwebsite Ngaboseh.
 

Tag : Gunung Bunder, Gunung Salak Endah, Curug Seribu, Curug Cigamea

Oops! Konten tidak tersedia

Oops! Konten tidak tersedia



Trip terkait